Sebenarnya saya mau ngelanjutin nulis tentang Religilous, tapi abis baca tulisannya Dinda tentang Robert Pattinson jadi keinget pengen nulis opini, err..lebih tepatnya tulisan nyampah-tapi-niat-dan-jujur soal si Twilight. Film yang diangkat dari novel pertama trilogy karyanya Stephanie Meyer ini sungguh bikin saya berkali-kali istighfar. Saya penasaran ketika teman-teman saya heboh soal si Mr.Pattinson ini, dan betapa orang-orang ngantri buat film ini. Sebagus itukah? Saya pernah membaca bukunya yang juga best seller itu. Membacanya sebentar dan tidak berniat untuk meneruskannya. Bukan salah penerjemah, tapi kayaknya dari si Stephanie Meyernya juga bukan penulis yang bisa mengikat cerita semanis.. JK. Rowling misalnya. Mengingat mereka berdua sebenarnya menggunakan mitos-mitos yang cukup populer. Bedanya, JK Rowling benar-benar bisa bercerita. While Meyer, in my humble opinion, well, need to learn from Rowling. Bukan cuma saya lho yang berpendapat begitu. Stephen King pun berpendapat sama. Iya, Stephen King si penulis beken itu.
And it breaks my heart a little bit, that each time I go to this big book store and find that book on the same section with Paulo Coelho’s and my dearest Neil Gaiman’s. Why oh why? How dare youuuu…you..you…. *bergema
Tapi, karena ini blog tentang film,
“Senja” yang Ini, Saya Tak Suka
Published on 12/29/2010 Leave your thoughts »